Kamis, 01 Juni 2023

PERANGKAT PEMBELAJARAN INFORMATIKA KELAS 7 TAHUN 2022 / 2023

Perangkat Pembelajaran INFORMATIKA (TIK) Kelas 7 SMP Kurikulum 2013 Revisi Semester 1 dan Semester 2  Tahun Pelajaran 2022/2023. 

Perangkat pembelajaran adalah agenda rutin yang harus diperiapkan oleh setiap Tenaga Pendidik ataupun Guru, baik itu  setiap semester maupun setiap Tahun Ajaran baru.

Selain sebagai suatu keharusan dalam membuat perangkat pembelajaran, juga menjadi suatu prasyarat yang wajib di penuhi pada saat akan melaksanakan aktivitas supervisi ataupun dalam aktivitas akreditasi.

Banyak file Administrasi Guru, diantaranya Program Tahunan (Prota), Program Semester (Prosem/Promes), Silabus, RPP 1 Lembar (RPP), Analisis SKL, KI & KD, Format KKM, Pemetaan Kompetensi dan Tekhnik Penilaian, Penetapan Indikator Pencapaian Kompetensi, Analisis Alokasi Waktu, Rincian Pekan Efektif dan lain-lain, Perangkat Pembelajaran INFORMATIKA (TIK) Kelas 7 SMP Revisi Semester 1 dan Semester 2 Tahun Pelajaran 2022/2023 Lengkap merupakan perangkat yang wajib disusun dengan rapi dan wajib dimiliki oleh setiap guru guna untuk menunjang Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM).


Program Tahunan (Prota)

Program tahunan adalah rencana penetapan alokasi waktu satu tahun untuk mencapai tujuan (SK dan KD) yang telah ditetapkan. Penetapan alokasi waktu diperlukan agar seluruh kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum seluruhnya dapat dicapai oleh siswa. Penentuan alokasi waktu ditentukan pada jumlah jam pelajaran sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku serta keluasan materi yang harus dikuasai oleh siswa.

Program tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas, berisi tentang garis-garis besar yang hendak dicapai dalam satu tahun dan dikembangkan oleh guru mata pelajaran INFORMATIKA (TIK) Kelas 7 SMP baik Semester 1 dan Semester 2. Program ini perlu dipersiapkan dan dikembangkan oleh guru sebelum tahun pelajaran dimulai, karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-program berikutnya, yakni program semester, mingguan dan harian serta pembuatan silabus dan sistem penilaian komponen-komponen program tahunan meliputi identifikasi (satuan pendidikan, mata pelajaran, tahun pelajaran) standart kompetensi, kompetensi dasar, alokasi waktu dan keterangan.

 

Program Semester (Promes)

Program semester berisikan garis-garis mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam satu semester. Program semester ini merupakan penjabaran dari program tahunan. Pada umumnya program semester ini berisikan tentang identifikasi (satuan pendidikan, mata pelajaran, semester, tahun pelajaran), bulan, standar kompetensi dan materi pokok yang hendak disampaikan, waktu yang direncanakan dan keterangan-keterangan.

Semester adalah satuan waktu yang digunakan untuk menyelenggarakan program pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan dalam semester itu ialah kegiatan tatp muka, praktikum, kerja lapangan, mid semester, ujian semester dan berbagai kegiatan lainnya yang diberi penilaian keberhasilan.

Program semester berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut. Program semester ini merupakan penjabaran dari program tahuanan.

Kalau program tahunan disusun untuk menentukan jumlah jam yang diperlukan untuk mencapai kompetensi dasar, maka dalam program semester diarahkan untuk menjawab minggu keberapa atau kapan pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar itu dilakukan.

Pada umumnya program semester ini berisikan tentang bulan, pokok bahasan yang hendak disampaikan, waktu yang direncankan, dan keterangan-keterangan.

 

Silabus

Silabus adalah rancangan pembelajaran yang berisi rencana bahan ajar mata pelajaran tertentu pada jenjang dan kelas tertentu, sebagai hasil dari seleksi, pengelompokan, pengurutan, dan penyajian materi kurikulum, yang dipertimbangkan berdasarkan ciri dan kebutuhan daerah setempat.

Silabus merupakan seperangkat rencana serta pengaturan pelaksanaan pembelajarn dan penilaian yang disusun secara sistematis memuat komponen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapaipenguasaan kompetensi dasar.

 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur, dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan. Dalam standar isi yang telah dijabarkan dalam silabus. Ruang lingkup rencana pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1(satu) atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan rencana yang menggambarkan prosedur dan manajemen pembelajaran untuk untuk mencapai satu atau lebih kompetensi dasar yang ditetapkan dalam standar isi dan dijabarkan dalam silabus. RPP merupakan komponen penting dalam dari kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang pengembangannya harus dilakukan secara profesional. Tugas pendidik (guru) yang paling utama terkait dengan RPP adalah menjabarkan silabus ke dalam RPP yang lebih operasional dan rinci, serta siap dijadikan pedoman atau skenario dalam proses pembelajaran.

 

Analisis SKL, KI dan KD

Analisis SKL, KI dan KD ialah kegiatan menguraikan keterkaitan SKL, KI dan KD atas berbagai bagiannya, menelaah bagian itu sendiri serta hubungan antar bagian untuk memperoleh berbagai informasi pedagogis yang berguna untuk membuat perencanaan pembelajaran yang benar.

Analisis SKL, KI dan KD menjabarkan komponen SKL (Standar Kompetensi Lulusan), KI (Kompetensi Inti) dan KD (Kompetensi Dasar) baik KD Pengetahuan maupun KD Keterampilan. Selain aktifitas menjabarkan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, Analisis SKL, KI dan KD juga menjabarkan hubungan dan keterkaitan antar komponen yang di analisis tersebut.

 

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) merupakan kriteria paling rendah untuk menyatakan bahwa peserta didik telah mencapai ketuntasan belajar. Penetapan KKM dilakukan pada awal tahun pembelajaran berdasarkan hasil musyawarah guru mata pelajaran pada satuan pendidikannya atau beberapa satuan oendidikan yang memiliki karakteristik hampir sama.

Pertimbangan guru atau forum MGMP secara akademis menjadi pertimbangan utama dalam penetapan KKM.

Kriteria ketuntasan belajar setiap indikator yang ditetapkan dalam sebuah kompetensi dinyatakan dengan angka dari rentang 0-100. Dengan demikian, nilai KKM dinyatakan dengan angka 0-100. Angka maksimal 100 merupakan kriteria ketuntasan ideal.

Target ketuntasan belajar secara nasional diharapkan mencapai minimal 75. Satuan pendidikan dapat memulai dari kriteria ketuntasan minimal di bawah target nasional, kemudian ditingkatkan secara bertahap.

 

Pemetaan Kompetensi dan Tekhnik Penilaian

Ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum menentukan dan memetakan SK, KD dan indikator. Setiap kompetensi dasar dapat dikembangkan menjadi dua atau lebih indikator pencapaian hasil belajar, hal ini sesuai dengan keluasan dan kedalaman kompetensi dasar tersebut.

Indikator merupakan ukuran, karakteristik, ciri-ciri, pembuatan atau proses yang berkontribusi/menunjukkan ketercapaian suatu kompetensi dasar. Indikator dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur, seperti: mengidentifikasi, menghitung, membedakan, menyimpulkan, menceritakan kembali, mempraktekkan, mendemonstrasikan, dan mendeskripsikan. Indikator pencapaian hasil belajar dikembangkan oleh guru dengan memperhatikan perkembangan dan kemampuan setiap peserta didik. Setiap kompetensi dasar dapat dikembangkan menjadi dua atau lebih indikator pencapaian hasil belajar, hal ini disesuaikan dengan keluasan dan kedalaman kompetensi dasar tersebut. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan sampai tahapan penentuan dan pemetaan standar kompetensi, dan kompetensi dasar, serta indikator.

 

Penetapan Indikator Pencapaian Kompetensi

Dalam merumuskan indikator yang benar tergantung kepada kemampuan guru dalam memahami ketentuan dalam merumuskan indikator pencapaian KD. Perumusan indikator yang benar akan menjadi tolok ukur keberhasilan siswa dalam mencapai kompetensi yang diharapkan.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) adalah penanda pencapaian KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur. Pengembangan indikator disesuaikan dengan karakteristik siswa, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah serta dirumuskan menggunakan kata kerja operasional yang terukur.

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) digunakan sebagai pedoman di dalam: Mengembangkan materi pembelajaran, Mendesain kegiatan pembelajaran, Mengembangkan bahan ajar, dan Merancang dan melaksanakan penilaian hasil belajar.

Indikator menjadi pedoman dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi hasil belajar siswa. Rancangan penilaian memberikan acuan dalam menentukan bentuk dan jenis penilaian, serta pengembangan indikator penilaian.

 Untuk mendownload perangkat pembelajaran INFORMATIKA (TIK) Kelas 7 SMP kurikulum 2013 tersebut, silahkan download melalui tautan berikut ini : 

Kamis, 15 September 2022

KUMPILAN KHUTBAH JUM'AT

 
KUMPILAN KHUTBAH JUM'AT

  1. Mensyukuri_Nikmat_Al_Quran.pdf                            Download
  2. Mengingat_Kematian.pdf                                          Download
  3. Tazkiyatun_nafs.pdf                                                  Download
  4. Melanjutkan_spirit_qurban.pdf                                 Download
  5. Bekal_abadi_ke_akhirat.pdf                                     Download
  6. Ujian_hidup_bagi_muslim pdf                                   Download
  7. Pemuda_dan_perjuangan_islam. pdf                       Download
  8. Menjaga_aqidah_kita.pdf                                         Download
  9. Kedudukan_shalat_dalam_islam.pdf                        Download
  10. Amal_di_bulan_dulhijjah.pdf                                     Download
  11. Kesempurnaan_Iman.pdf                                          Download
  12. Hikmah_Isro;_Mi;roj.pdf                                             Download
  13. 8_Wasiat_Nabi_Muhammad_S.A.W.pdf                    Download
  14. Teknologi_Tanpa_Iman.pdf                                       Download
  15. kumpulan_khutbah_jum;at_Lengkap.pdf                  Download
  16. AKIBAT+MAKSIAT+SUATU+NEGERI                 Download
  17. Belajar+Menjadi+Orang+Bijak                                  Download
  18. Empat+Perkara+Yang+tidak+Merugikan                   Download
  19. Hamba+Allah+Dan+Ummat+Nabi+Muhammad       Download
  20. Ilmu+dan+Masa+Depan.                                            Download
  21. KHUTBAH++JUMAT++IKHLAS.                           Download
  22. khutbah+jumat Tiga -amal+di+bulan+dulhijjah         Download
  23. Khutbah+Jumat+Amanah                                           Download
  24. Khutbah+Jumat+birrul+walidain                               Download
  25. Khutbah+Jumat+Hikmah+Isro+miroj.                       Download
  26. Khutbah+jumat+kesempurnaan+Iman                       Download
  27. Khutbah+Jumat+Mengingat+Mati.                            Download
  28. Khutbah+Jumat+Merubah+Pola+pikir+pada+Sholat.Download
  29. KHUTBAH+JUMAT+TAHUN+BARU+HIJRIYAH.Download
  30. khutbah-jumat-meneladani-abu-bakar.                        Download
  31. khutbah jumat_Dicintai+Allah                                    Download
  32. MENANAMKAN+SIFAT+TAQWA                          Download
  33. ORANG+YANG+KHUSYU’+DALAM+SHOLAT  Download
  34. Sebab-sebab+Lapangnya+Hati.                                  Download
  35. Khutbah Jumat Takut+akan+dosa.                              Download
  36. AKIBAT+MAKSIAT+SUATU+NEGERI                  Download
  37. Amalkanlah+Rukun+Islam.                                        Download
  38. Arti+dunia+menurut+Rasulullah+SAW                     Download
  39. Berqurban+Adalah+Realisasi+Ketaqwaan                Download
  40. Dosa+Riba+Yang+Menghancurkan                           Download
  41. Hidayah+dan+Istiqamah+di+Atasnya                       Download
  42. Ishlahunnafsi                                                              Download
  43. Islam+Jangan+Ditawar                                              Download
  44. Jangan+Menyamakan+Yang+Tidak+Sama               Download
  45. Keaguangan_Doa                                                      Download
  46. Kejujuran+Versus+Kebohongan                               Download
  47. Empat +Macam+Golongan+Manusia                       Download
  48. Bekerjalah +Jujurlah+dan+Bertasbihlah.                  Download
  49. Hikmah+Sabar+dan+Keutamaannya.                       Download
  50. Manjaga+Diri+dari+Jahiliyah+Modern                    Download
  51. KHOTBAH+JUMAT+Penghalang+Kesalehan        Download
  52. Mewaspadai+Pintu+Masuk+Setan.                          Download
  53. HAKIKAT+HIDUP+SUKSES                                 Download
  54. Khutbah_Jumat_Hakikat_Hijrah                              Download
  55. Khutbah+Jumat+Istiqamah+dalam+Ketaatan.         Download
  56. khutbah_jumat_Nikmatnya_Hidup_Sederhana        Download
  57. PERJALANAN+HIDUP+MANUSIA                     Download
  58. Khutbah+Jumat+Sebab+Lapangnya+Hati.              Download
  59. Syawal+bulan+peningkatan+kualitas.                      Download
  60. KHUTBAH+JUMAT+TAUBAT                              Download
  61. khutbah+jumat+Umur+Untuk+Amal+Shalih.          Download
  62. YANG+TERBAIK+ADL+PILIHAN+ALLAH       Download
  63. Langkah+Rasulullah+SAW+dalam+Membangun    Download
  64. Mahalnya+Harga+Hidayah.                                      Download
  65. Mari_Shalat_Subuh_Berjamaah_di_Masjid.            Download
  66. Membelakangi_AlQuran                                           Download
  67. Menjadi+Yang+Terbaik.                                            Download
  68. Menyambut+Kematian.                                             Download
  69. Merancang+Kematian+yang+Indah                          Download
  70. Pemimpin+Yang+menyeru+ke+Neraka                    Download
  71. Perbandingan+Antara+Dunia+dan+Akhirat             Download
  72. Ramadhan_dan_Lailatul_Qadar                               Download
  73. Segeralah+Bertaubat                                                 Download
  74. SHALAT+BERJAMAAH+TIDAK+DI+RUMAH  Download
  75. Syirik+Dosa+besar+yang+paling+Besar.                 Download
  76. Tanda+Hari+Qiamat                                                 Download
  77. Tegar+Di+Atas+Agama+Di+Zaman+Fitnah.          Download
  78. Tiga+Mengemis+Yang+Dibolehkan                        Download
  79. Tiga+Sifat+Orang+Bertaqwa.                                  Download
  80. Zakat+Adalah+Bukti+Islam+Peduli+Sesama         Download
Jika materi khutbah di atas kurang, silahkan anda klik  DISINI untuk mendapatkan kumpulan khutbah Jum'at terbaru yang lainnya.
Terima Kasih. Semoga Bermanfaat.....

Sabtu, 27 Agustus 2022

14 Metode Pembelajaran Terbaru

 

14 Metode Pembelajaran Terbaru


Metode pembelajaran merupakan elemen penting dalam suatu proses belajar mengajar. Meski ada berbagai contoh dan jenis, namun memilih metode yang paling tepat ketika mengajar juga butuh pertimbangan yang tidak mudah.

1. Pengertian Metode Pembelajaran

Pengertian dan Contoh Metode Pembelajaran
definisi metode pembelajaran

Apa pengertian metode pembelajaran? Berikut adalah kumpulan pengertian metode pembelajaran menurut para ahli:

  • Menurut Nana Sudjana, metode pembelajaran adalah cara yang dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya proses belajar dan mengajar.
  • Menurut Sobri Sutikno, isitilah metode pengajaran mengacu pada cara-cara dalam menyajikan materi pelajaran yang diberikan kepada murid agar terjadi proses pembelajaran pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan.
  • Sedangkan definisi dari Hasby metode pembelajaran adalah seperangkat cara yang dilakukan guna mencapai tujuan tertentu dalam proses pembelajaran.
  • Pengertian selanjutnya datang dari Abdurrahman Ginting. Beliau memberi definisi metode pembelajaran sebagai cara atau pola yang khas dalam memanfaatkan berbagai prinsip dasar pendidikan serta berbagai teknik dan sumber daya terkait lainnya supaya terjadi proses pembelajaran pada diri siswa.
  • Sedang menurut Ahmadi, metode pembelajaran adalah suatu pengetahuan tentang beberapa cara mengajar yang dipergunakan oleh guru atau instruktur.

Tujuan Metode Pembelajaran

Secara garis besar ada dua tujuan metode pembelajaran dalam kaitannya dengan aktivitas belajar sehari-hari. Kedua tujuan metode pembelajaran adalah membuat pembelajaran menjadi terstruktur dan sarana mencapai tujuan pembelajaran

Berikut penjelasan lebih lengkap tentang tujuan metode ajar yang dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar : 

Membuat Pembelajaran Menjadi Fokus, Terstruktur dan Terpadu

Bayangkan jika seorang guru tanpa persiapan apapun termasuk juga tanpa menguasai metode ajar yang seharusnya. 

Apa yang terjadi jika ia kemudian berada di dalam kelas. Walau sudah dipersenjatai oleh buku yang berisi materi hari itu, ia pasti akan tetap kesulitan dalam menjalankan tugasnya di kelas. 

Bisa jadi kegiatan belajar menjadi tidak fokus, melebar ke topik yang tidak seharusnya bahkan hanya berakhir dengan sesi curhat dan marah-marah. 

Pembelajaran yang efektif sangat diperlukan dan merupakan sebuah keharusan. Lawan dari pembelajaran efektif adalah pembelajaran yang sia-sia, tidak jelas dan ngelantur. 

Dalam mewujudkan pembelajaran efektif, perlu adanya kebijaksanaan untuk memilih jenis metode yang sesuai.

Sarana Mencapai Tujuan Pembelajaran

Metode berfungsi sebagai sarana untuk menghantarkan siswa dan guru sama-sama mencapai tujuan dari pembelajaran. Dengan macam-macaa metode yang tepat, transfer ilmu bisa terjadi dengan baik, termasuk juga peningkatan pemahaman, penguatan motivasi dan mendapatkan skill baru. 

Untuk itulah penting sekali bagi para guru memahami hakikat pola dan cara mengajar beserta contoh-contohnya. Diharapkan dengan hal itu kualitas proses belajar mengajar akan meningkat. 

Sedangkan apa tujuan dari penerapan metode pembelajaran? Tentu ada tujuannya. Adapun beberapa tujuan metode belajar adalah sebagai berikut:

  1. Untuk membantu menemukan, menguji, dan menyusun data yang dibutuhkan dalam upaya pengembangan disiplin suatu ilmu.
  2. Untuk memudahkan proses pembelajaran dengan hasil yang baik sehingga tujuan pengajaran dapat tercapai.
  3. Untuk menghantarkan sebuah pembelajaran ke arah yang ideal dengan tepat, cepat, dan sesuai dengan yang diharapkan. Agar proses pembelajaran dapat berjalan dalam suasana menyenangkan dan penuh motivasi sehingga materi lebih mudah dimengerti oleh siswa.

2. Bentuk Metode Pembelajaran

Pada dasarnya ada 4 jenis metode pembelajaran, yakni :

  1. Teacher-Centered Method. (Berpusat pada guru)
  2. Student-Centered Method. (Berpusat pada siswa)
  3. Using Low-Tech. (Tidak menggunakan teknologi yang rumit)
  4. Using High-Tech. (Banyak menggunakan teknologi canggih)

Untuk lebih jelasnya mengenai pembahasan masing-masing jenis dan macam-macam metode pembelajaran secara lebih terperinci, silahkan simak uraian berikut. 

Teacher-Centered Method

Metode pertama adalah teacher-centered method atau berpusat pada guru. Ini adalah jenis metode dimana guru merupakan sumber, pusat dan pengendali kegiatan belajar mengajar. Meski terdengar konvensional dan kuno, namun pada kenyataannya Teacher-Centered Method masih banyak digunakan.

Terlepas dari semua opini yang ada, metode Teacher-Centered memiliki keunggulannya sendiri. Pilihan ini bisa diambil untuk menerangkan suatu konsep atau cara yang benar-benar baru dan guru adalah sebagai sumber pembelajaran utama. Misal, mengajarkan cara membaca dan menulis kepada siswa kelas kecil. 

Student-Centered Method

Student-Centered Method adalah suatu metode di mana siswa juga terlibat aktif sebagai subyek dan pelaku dalam proses belajar mengajar, alih-alih hanya menjadi obyek semata. 

Banyak model pembelajaran terkini yang bersumber dari metode ini. Ada banyak sekali nilai plus dari Student-Centered Method.

Low-Technology

Tidak semua subyek atau tema dalam proses belajar mengajar harus mensyaratkan penggunaan teknologi tinggi. Meski demikian, sering guru memilih metode Using Low-Technology karena memang faktor keterbatasan.

High-Technology

Untuk pembelajaran terkini, memang sebaiknya menggunakan teknologi tinggi agar siswapun juga familiar dengan kemajuan zaman. Hal ini penting untuk mempersiapkan mereka menyongsong era digital dan teknologi seperti sekarang ini.

3. Contoh Metode Pembelajaran Populer

Apa saja contoh metode pembelajaran? Berikut ini adalah macam metode pembelajaran yang cukup populer dan sudah digunakan oleh banyak guru dari masa-ke masa. 

1 Metode Ceramah

Metode lainnya adalah ceramah yakni sebuah metode dimana guru berperan sebagai sumber informasi yang memberikan pengetahuan dan wawasan kepada semua siswa. Metode ceramah termasuk dalam golongan teacher-centered method. 

2 Metode Diskusi

Contoh metode selanjutnya adalah diskusi adalah sebuah metode dimana siswa (dan juga guru) membentuk suatu kelompok diskusi. Ada beragam variasi cara pelaksanaan diskusi. Metode diskusi termasuk dalam golongan student-centered method. 

3 Metode Interview

Metode interview adalah suatu metode dimana siswa dan guru melakukan wawancara, salah satu bentuknya adalah dengan tanya jawab. Ada banyak variasi bentuk tanya jawab yang dilakukan. Metode interview pada dasarnya bisa digolongkan sebagai teacher-centered ataupun student-centered. 


4 Metode Resitasi

Metode resitasi adalah suatu metode dimana guru meminta siswa mempelajari, membaca, mengerjakan atau mengulang kembali bahan pelajaran yang sudah atau sedang atau akan dipelajari agar hasil yang didapatkan semakin efeketif. Metode resitasi pada dasarnya bisa digolongkan sebagai teacher-centered ataupun student-centered. 

 

5 Metode Karyawisata

Metode karyawisata adalah suatu metode untuk mengajak siswa melakukan kegiatan belajar di luar kelas sambil berwisata. Ini adalah salah satu contoh metode pembelajaran yang disukai siswa pada umumnya. Seyogyanya dalam kegiatan tujuan utamanya tetaplah untuk mempelajari hal baru yang tidak bisa dilakukan di kelas. 

6 Metode Demonstrasi 

Contoh dari macam-macam metode selanjutnya adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan dan urutan melakukan kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan

7 Metode Debat

Metode ini metitikberatkan pada kegiatan debat sebagai sarana meningkatkan keterampilan dan kemampuan siswa.  Debat adalah kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok, dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan. Metode pembelajaran debat cocok untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

8 Metode Drama

Siswa memerankan peran atau naskah improvisasi, dalam situasi sosial atau interpersonal yang realistis dan mengandung suatu masalah. Metode drama memberikan siswa kesempatan untuk bermain peran , baik secara langsung, atau secara virtual sekaligus memahami lebih lanjut materi yang diajarkan.

9 Metode Montessori

Selanjutnya adalah metode pembelajaran Montessori, yakni sebuah metode ajar yang berlandaskan kepada pemikiran dan hasil penelitian Dr Maria Montessori, seorang pedagogis dari Italia. 

10 Metode Video dan Audio-visual

Dengan menggunakan metode ini, guru akan membutuhkan sarana dan prasarana khusus, misalnya seperti alat pemutar video, alat editing video, dan lain lain.

Semakin hari, penggunaan metode video pembelajaran sangat penting dan menjadi makin populer dewasa ini, khususnya dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas. 

11 Metode Kerja Kelompok

Kerja sama dan komunikasi merupakan dua elemen penting yang harus diterapkan dalam pendidikan. Siswa harus menguasai skill yang dibutuhkan di era industri 4.0 seperti sekarang ini.

Metode kerja kelompok adalah sebuah cara dimana guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok berdasarkan pertimbangan tertentu untuk kemudian setiap kelompok menyelesaikan suatu tugas yang diberikan. 

12 Metode Mind Mapping / Brainstorming

Mind mapping adalah metode belajar yang memaksimalkan fungsi otak kanan dan kiri. Teknik ini menggunakan penjelasan secara visual dengan garis, warna dan bentuk yang menarik sehingga siswa tidak bosan dalam menyimak materi. 

13 Metode TPR

TPR adalah kepanjangan dari Total Pyhsical Rensponses, yakni sebuah metode yang biasanya digunakan dalam pembelajaran bahasa asing. Dalam metode TPR ini, siswa akan diajarkan memahami kata baru dengan cara melakukan gerakan yang merujuk pada pengertian dari kata tersebut. 

14 Metode Dictation 

Metode diktasi atau dictation adalah sebuah metode pembelajaran dimana guru mendikte dan siswa menyimak, menulis, atau mengerjakan kegiatan lain yang masih terkait dengan hal itu. Biasanya kegiatan dikte dilakukan di kelas kecil tetapi tidak menutup kemungkinan di kelas-kelas lebih besar. 

Tentu masih banyak lagi metode ajar yang lain namun kelima belas contoh macam-macam metode pembelajaran yang ada di daftar tersebut sudah cukup mewakili banyaknya pilihan yang bisa diambil oleh para pendidik dalam melaksanakan KBM di kelas.

contoh metode pembelajaran
contoh metode pembelajaran

Harus disadari saat ini banyak sekali guru maupun lembaga pendidikan yang menciptakan metode pembelajaran baru dengan harapan mampu memberikan nuansa yang menyenangkan, mempermudah proses transfer pengetahuan serta meningkatkan kemampuan dan pemahaman siswa tentang materi yang diajarkan. 

4. Memilih Metode Pembelajaran

macam-macam metode pembelajaran
macam-macam metode pembelajaran

Cara memilih metode yang tepat adalah dengan menyesuaikan kebutuhan penyampaian materi dan kondisi siswa. Jadi, setidaknya ada beberapa hal yang perlu dilakukan, antara lain : 

  • Memetakan materi.
  • Memahami gaya belajar Anak.
  • Mempertimbangkan kelengkapan sarana-prasarana yang ada.
  • Mengukur estimasi waktu pembelajaran. 

Tentu ada banyak hal lain yang perlu dilakukan. Semuanya berfungsi sebagai modal bagi guru dalam memilih metode yang tepat untuk suatu subyek, unit, tema atau bab. 

4.1 Langkah Memilih Metode Pembelajaran

Setelah dirasa cukup memahami semua kondisi yang terkait, selanjutnya adalah memilih topik dan metode dengan tepat. Inilah beberapa pertanyaan yang akan membantu untuk memilih metode pembelajaran dengan benar : 

  1. Apa materi yang diajarkan? Jika materi yang diajarkan memang berupa teori, maka metode yang tepat bisa dengan ceramah, menonton video (metode audio-visual), resitasi, dll. Jika materi yang diajarkan berupa pemahaman akan suatu konsep, maka bisa dengan demonstrasi ataupun workshop.
  2. Bagaimana materi diajarkan? Cukupkah hanya dengan metode chalk and talk? Atau siswa perlu mendalami sendiri sehingga harus memakai metode problem based learning? 
  3. Apa output yang diinginkan? Jika yang diinginkan adalah siswa mampu menciptakan sesuatu berdasarkan konsep yang dipelajari, bisa memakai metode discovery learning, project based learning ataupun class project.
  4. Apakah diperlukan kerja sama antar siswa? Jika ya, maka bisa menggunakan metode kerja kelompok, pair-teaching ataupun jigsaw.
  5. Apakah tersedia sarana dan prasana yang mencukupi? Jika iya, bisa dengan metode yang menyertakan aplikasi internet atau media pembelajaran berbasis daring. 
  6. Bagaimana cara menguji pemahaman siswa? Apakah mereka perlu presentasi, debat atau lainnya? Memamerkan karya atau mengumpulkan protofolio?

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memilih apa metode terbaik yang cocok untuk mengajarkan suatu unit di kelas. Tentu setiap sekolah, kelas bahkan kelompok siswa punya perbedaan masing-masing sehingga tidak ada formula paten dalam menentukan metode yang terbaik untuk semua siswa. Pertama tentu saja seorang guru harus tahu macam-macam metode yang ada. 



20 Macam Macam Metode Pembelajaran Lengkap


 

20 Macam Macam Metode Pembelajaran Lengkap

Proses belajar memerlukan metode metode khusus yang jelas untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien. Metodologi pembelajaran merupakan cara cara dalam melakukan aktivitas antara pendidik dan peserta didik ketika berinteraksi dalam proses belajar. Pendidik perlu mengetahui dan mempelajari metode pengajaran agar dapat menyampaian materi dan dimengerti dengan baik oleh peserta didik. Metode pengajaran dipraktekkan pada saat mengajar dan dibuat semenarik mungkin agar peserta didik mendapat pengetahuan dengan efektif dan efisien. Berikut ini metode metode pengajaran dalam proses belajar:

1. Metode Konvensional/ metode ceramah

Metode pengajaran dengan cara berceramah atau menyampaikan informasi secara lisan kepada siswa. Metode ini merupakan metode yang paling praktis dan ekonomis, tidak membutuhkan banyak alat bantu. Metode ini mampu digunakan untuk mengatasi kelangkaan literatur atau sumber rujukan informasi karena daya beli siswa yang diluar jangkauan. Namun metode ini juga memiliki beberapa kelemahan dan kelebihan.

A. Kekurangan metode ceramah yaitu:

  • Siswa menjadi pasif.
  • Proses belajar membosankan dan siswa mengantuk.
  • Terdapat unsur paksaan untuk mendengarkan.
  • Siswa dengan gaya belajar visual akan bosan dan tidak dapat menerima informasia tau pengetahuan, pada anak dengan gaya belajar auditori hal ini mungkin cukup menarik.
  • Evaluasi proses belajar sulit dikontrol, karena tidak ada poin pencapaian yang jelas.
  • Proses pengajaran menjadi verbalisme atau berfokus pada pengertian kata- kata saja.

B. Kelebihan dari metode ini juga ada, antara lain:

  • Mendorong siswa untuk menjadi lebih fokus.
  • Guru dapat mengendalikan kelas secara penuh.
  • Guru dapat menyampaikan pelajaran yang luas.
  • Dapat diikuti oleh jumlah anak didik yang banyak.
  • Mudah dilaksanakan.

2. Metode Diskusi

Metode diskusi merupakan metode pengajaran yang erat hubungannya dengan belajar pemecahan masalah. Metode ini juga biasa dilakukan secara berkelompok atau diskusi kelompok.

A. Kelebihan metode diskusi kelompok ini, sebagai berikut:

  • Memberikan pemahaman pada anak didik bahwa setiap permasalahan pasti ada penyelesaiannya.
  • Siswa mampu berfikir kritis.
  • Mendorong siswa untuk dapat menyampaikan pendapatnya.
  • Mengambil satu atau lebih alternatif pemecahan masalah.
  • Mendorong siswa memberikan masukan untuk pemecahan masalah.
  • Siswa menjadi paham tentang toleransi pendapat dan juga mendengarkan orang lain.

B. Kekurangan dari metode diskusi ini yaitu sebagai berikut:

  • Cocok digunakan untuk kelompok kecil.
  • Tema diskusi terbatas.
  • Dikuasai oleh orang orang yang suka berbicara.
  • Dibutuhkan penyampaian secara formal dalam berpendapat.

3. Metode Demostrasi

Metode demonstrasi digunakan pada pengajaran dengan proses yaitu menggunakan benda atau bahan ajar pada saat pengajaran. Bahan ajar akan memberikan pandangan secara nyata terhadap apa yang akan dipelajari, bisa juga melalui bentuk praktikum. Metode demonstrasi ini memiliki manfaat antara lain siswa jadi lebih tertarik dengan apa yang diajarkan, siswa lebih fokus dan terarah pada materi, pengalaman terhadap pengajaran lebih diingat dengan baik oleh siswa.

A. Kelebihan metode demonstrasi ini, antara lain:

  • Siswa bisa memahami secara lebih jelas tentang suatu proses atau cara kerja.
  • Penjelasan menjadi lebih mudah dimengerti.
  • Meminimalisir kesalahan dalam menyampaikan materi lisan, karena bukti konkret bisa dilihat.

B. Kekurangan dari metode demonstrasi ini, yaitu:

  • Apabila benda yang didemonstrasikan terlalu kecil, siswa kesulitan dalam mengamati.
  • Jumlah siswa yang terlalu banyak dapat menghalangi pandangan siswa secara merata.
  • Tidak semua materi bisa didemonstrasikan.
  • Memerlukan guru yang benar- benar paham, agar bisa mendemonstrasikan dengan baik.

4. Metode Ceramah Plus

Metode ceramah plus yaitu sistem pengajaran dengan menggunakan ceramah lisan dan disertai metode lainnya. Metode mengajar ini menggunakan lebih dari satu metode. Misalnya:

  • Metode ceramah plus tanya jawab: Metode ini secara ideal disertai dengan penyampaian materi dari guru, pemberian peluang pada siswa untuk bertanya apa yang tidak dimengerti, dan pemberian tugas di akhir pengajaran.
  • Metode ceramah plus diskusi dan tugas: Metode ini dilakukan dengan memberikan materi secara lisan kemudian disertai dengan diskusi dan pemberian tugas di akhir sesi.
  • Metode ceramah plus demonstrasikan dan latihan: Metode ini merupakan gabungan dari penyampaian materi dengan memperagakan atau latihan atau percobaan.

5. Metode Resitasi

Metode resitasi merupakan metode mengajar dengan siswa diharuskan membuat resume tentang materi yang sudah disampaiakan guru, dengan menuliskannya pada kertas dan menggunakan bahasa sendiri.

A. Kelebihan metode resitasi, sebagai berikut:

  • Siswa menjadi lebih ingat dengan materi, karena telah menuliskannya dengan resume.
  • Menurut Sayiful Bahri, 2000 siswa menjadi lebih berasi dalam mengambil inisiatif dan mampu bertanggungjawab.

B. Kekurangan metode resitasi, yaitu:

  • Hasil resume yang dilakukan terkadang hanya mencontek pada teman dan bukan hasil pikirannya sendiri.
  • Tugas bisa jadi dikerjakan oleh orang lain.
  • Susah mengevaluasi apakah siswa benar- benar memahami hasil tulisan resumenya sendiri.

baca juga:

6. Metode Percobaan

Metode percobaan merupakan metode pengajaran dengan menggunakan action berupa praktikum atau percobaan lab. Masing masing siswa dengan ini mampu melihat proses dengan nyata dan belajar secara langsung.

A. Kelebihan dari metode percobaan ini, yaitu:

  • Metode ini membuat siswa merasa bahwa materi yang dipelajari benar adanya dengan dibuktikan melalui percobaan.
  • Siswa dapat mengembangkan diri dengan mengadakan eksplorasi dengan percobaan percobaan.
  • Metode ini akan menghasilkan siswa dengan jiwa peneliti dan suka mencaritahu dan pengembangan keilmuan dan memberikan kesejahteraan pada masyarakat.

B. Kekurangan dari metode percobaan ini, yaitu:

  • Kekurangan alat seringkali menghambat siswa untuk dapat bereksperimen lebih.
  • Eksperimen dilakukan pada jam kelas yang terbatas, sehingga percobaan yang dapat dilakukan terbatas
  • Metode ini cocok untuk beberapa tipe pelajaran saja, seperti biologi, teknologi, dan lainnya.

7. Metode Karya Wisata

Metode karya wisata adalah suatu metode mengajar dengan memanfaatkan lingkungan, lokasi, atau tempat- tempat yang memiliki sumber pengetahuan bagi siswa. Metode mengajar ini dilakukan dengan pendampingan oleh guru ataupun orang tua jika usianya masih terlalu muda. Pendampingan dilakukan untuk menunjukkan sumber pengetahuan yang perlu dipahami oleh siswa. Metode karya wisata ini bisa dilakukan di tempat tempat sejarah, di alam, atau lainnya.

A. Kelebihan metode karya wisata, antara lain:

  • Metode ini merupakan metode modern yang memanfaatkan interaksi dengan lingkungan nyata.
  • Bahan yang dipelajari ketika sekolah, bisa langsung dilihat secara nyata misalnya bangunan bersejarah.
  • Pengajaran dengan metode ini bisa merangsang siswa untuk lebih kreatif.
  • Metode pengajan ini sangat menyenangkan dan tidak jenuh.

B. Kekurangan metode karya wisata, antara lain:

  • Memerlukan perencanaan yang matang.
  • Memerlukan persiapan yang disetujui oleh banyak pihak.
  • Seringkali metode belajar ini lebih mengutamakan tujuan rekreasi daripada tujuan pembelajarannya.
  • Membutuhkan biaya yang cukup mahal.
  • Memerlukan pengawasan dari pihak guru dan orang tua.
  • Keselamatan dan perlindungan menjadi faktor penting.

8. Metode Latihan Keterampilan

Metode latihan keterampilan ini merupakan metode mengajar dengan melatih keterampilan siswa atau soft skill dengan cara membuat, merancang, atau memanfaatkan sesuatu. Metode ini membutuhkan kreativitas siswa yang tinggi denganmemanfaatkan suatu bahan menjadi barang yang lebih berguna dan bermanfaat.

A. Kelebihan metode latihan ketrampilan ini, yaitu:

  • Metode ini melatih kecakapan motorik dan kognitif anak dengan menggunakan alat alat dan kemampuan mengolah bahan menjadi ide yang lebih kreatif.
  • Melatih kreativitas seni siswa.
  • Melatih fokus, ketelitian, kecepatan dan ketepatan.

B. Kekurangan metode latihan ketrampilan, yaitu:

  • Siswa yang tidak memiliki minat akan kesulitan untuk menyesuaikan diri.
  • Menghambat bakat siswa yang lainnya, sehingga lebih baik disesuaikan dengan bakat masing- masing.
  • Waktu yang terlalu lama dalam melaksanalan latihan bisa menimbulkan kebosanan dan kehilangan minat dari siswa.

9. Metode Pemecahan Masalah (Problem Based Learning)

Metode PBL ini dilakukan dalam kelas kecil, siswa diberikan kasus untuk menstimulasi diskusi kelompok. Kemudian siswa mengutarakan hasil pencarian materi terkait kasus dan didiskusikan dalam kelompok.

A. Kelebihan metode problem based learning adalah:

  • Siswa menjadi lebih aktif dalam mencari materi atau informasi terkait kasus.
  • Siswa aktif dalam menyampaikan pendapat dan berdiskusi.
  • Suasana kelas tidak membosankan dan menyita fokus siswa.

B. Kekurangan metode problem based learning, yaitu:

  • Metode ini lebih tepat dilakukan dalam kelas kecil dengan jumlah siswa yang tidak terlalu banyak.
  • Perlu adanya trigger atau kasus pemicu yang baik agar diskusi dapat terarah sesuai tujuan pembelajaran.
  • Perlu adanya mentor atau pembimbing yang bertugas meluruskan alur diskusi.
  • Diskusi bisa berjalan terlalu panjang lebar pada satu topik bahasan dan memakan waktu apabila semua siswa berpendapat pada satu topik.
  • Pendapat siswa mungkin sama atau mirip yang seharusnya sudah tidak perlu disampaikan lagi.

 

10. Metode Perancangan

Metode perancangan merupakan metode mengajar dengan merangsang siswa untuk mampu menciptakan atau membuat suatu proyek ayang akan dipraktekkan atau akan diteliti.

A. Kelebihan metode ini yaitu:

  • Membangun pola pikir kritis dan kreatif siswa sehingga lebih luas dan mampu memecahkan masalah.
  • Metode ini mengasah siswa untuk dapat mengintegrasikan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan secara terpadu dan berguna nyata dalam kehidupan sehari hari.

B. Kekurangan metode perancangan ini yaitu:

  • Kurikulum yang ada belum menunjang metode pengajaran ini. Metode ini hanya bisa dipelajari atau diperoleh ketika ada event perlombaan.
  • Dibutuhkan bimbingan dari guru yang khusus dalam melakukan perencanaan dan pelaksanaan
  • Membutuhkan fasilitas dan sumber yang mendukung pelaksanaan.

11. Metode Discovery

Metode discovery merupakan metode pengajaran modern yang dilakukan dengan cara mengembangkan cara belajar siswa menjadi lebih aktif, mandiri, dan pemahaman yang lebih baik. Siswa mencari jawaban atas pertanyaannya sendiri, sehingga dapat diingat lebih baik. Strategi ini dinamakan strategi penemuan. Siswa menjadi lebih aktif mencari, memahami, dan menemukan jawaban atau materi terkait. Siswa juga mampu menganalisa pengetahuan yang diperolehnya kemudian ditransfer kepada masyarakat.

A. Kelebihan metode discovery, yaitu:

  • Mengembangkan kognitif siswa dan memperbanyak penguasaan ketrampilan.
  • Pengetahuan diperoleh dengan caranya sendiri sehingga menjadi lebih mandiri dan berfikir lebih luas
  • Dapat menyesuaikan kemampuan siswa itu sendiri.
  • Mengarahkan siswa untuk dapat bergerak maju dan meningkatkan motivasi diri dalam belajar.
  • Meningkatkan rasa percaya diri melalui penemuan penemuannya.
  • Meningkatkan interaksi antara siswa dengan guru.

B. Kekurangan metode discovery, antara lain:

  • Diperlukan persiapan mental dalam proses belajar ini.
  • Metode ini baik untuk kelas kecil.
  • Mengejarkan tentang penemuan lebih mementingkan tentang pengertian daripada memperhatikan yang diperolehnya dari ketrampilan dan sikap.
  • Ide- ide mungkin sulit ditemukan.
  • Tidak semua penemuan menjelaskan pemecahan terhadap masalah.

12. Metode Inquiry

Metode inquiry merupakan metode yang mampu membangun siswa untuk menyadari apa yang dia dapatkan selama belajar. Guru tetap memiliki peranan penting dalam metode ini yaitu dengan membuat design pengalaman belajar. Inquiry memiliki arti  memahami apa yang telah dilalui. Metode ini melibatkan intelektual dan menuntut siswa memahami apa yang mereka pelajari sebagai sesuatu yang berharga.

Atrategi pelaksanaan metode inquiry ini yaitu: guru memberikan penjelasan materi yang diajarkan, kemudian memberikan tugas pada siswa untuk menjawab pertanyaan yang diajukan guru sebagai evaluasi pemahaman siswa. Guru membantu memberikan jawaban yang mungkin sulit dan membingungkan bagi siswa. Resitasi dilakukan pada akhir untuk mengevaluasi pemahaman siswa tentang apa yang sudah dipelajari. Kemudian siswa merangkum apa saja yang sudah dipelajari sebagai kesimpulan yang dapat dipertanggunjawabkan.


13. Mind Mapping

Mind mapping adalah metode belajar dengan menerapkan cara berfikir runtun terhadap suatu permasalahan bagaimana bisa terjadi sampai pada penyelesaiannya. Pengajaran melalui mind mapping disajikan dalam bentuk skema yang memiliki hubungan sebab akibat dan saling berpengaruh. Metode belajar dengan mind mapping ini mampu meningkatkan analisis dan berfikir kritis siswa sehingga memahami sesuatu secara keseluruhan dari awal sampai akhir.

A. Kelebihan mind mapping, antara lain:

  • Cara ini lebih efektif dan efisien.
  • Ide ide baru bisa muncul dengan menggambar diagram diagram.
  • Digram yang terbentuk bisa menjadi alur berfikir yang efektif dan bermanfaat untuk hal lain.

B. Kekurangan dari model mind mapping, adalah:

  • Hanya siswa yang aktif yang mampu terlibat.
  • Memerlukan dasar dengan banyak membaca sebelum membuat mapping.
  • Beberapa detail informasi tidak masuk dalam mapping.
  • Orang lain mungkin tidak dapat memahami mind mapping yang dibuat oleh orang lain karena hanya berupa poin inti saja yang dituliskan.
  • Beberapa orang kesulitan merangkai panah atau alur mind mapping dengan rapi, dan seringkali mind mapping terkesan berantakan dan tidak dapat dipahami.

14. Role Playing/ Berbagi peran

Metode pembelajaran dengan role playing yaitu dengan metode drama atau peran. Metode ini dengan melibatkan siswa dalam berakting sebagai suatu karakter dalam suatu situasi tertentu dan menunjukkan respon yang seharusnya dilakukan. Pembelajaran melalui role playing ini melatih interaksi dan mengekspresikan diri secara nyata sebagai contoh atas kejadian yang sebenarnya. Hal ini juga bisa digunakan untuk latihan komunikasi yang baik, atau interaksi dengan orang lain atau klien.

A. Kelebihan metode role playing:

  • Siswa mampu mempraktikkan secara langsung.
  • Melatih rasa percaya diri di depan kelas.
  • Lebih memahami materi.

B. Kekurangan dari metode role playing ini adalah:

  • Tidak semua siswa menyukai metode pembelajaran ini.
  • Metode ini akan sulit diikuti untuk tipe siswa yang introvert.

15. Cooperative Script

Skrip kooperatif merupakan metode belajar dengan memasangkan siswa dan secara lisan menuntut siswa untuk mengutarakan intisari dari bagian materi yang disampaikan. Pertama, guru membagi siswa untuk berpasangan, guru membagikan materi pada siswa dan membuat ringkasan, guru menentukan siapa yang akan menjadi pembicara dan pendengar. Pembicara membacarakan ringkasannya sebaik mungkin dengan mengutarakan ide ide pokok materi, kemudian bertukar peran antara pembicara dan pendengar.  Guru pada akhir sesi memberikan kesimpulan.

A. Kelebihan metode ini yaitu:

  • Melatih kemampuan berbicara siswa dan juga kemampuan untuk mendengarkan.
  • Partisipasi siswa menjadi aktif secara menyeluruh.
  • Meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri.

B. Kekurangan metode ini, yaitu:

  • Hanya bisa digunakan untuk mata pelajaran tertentu.
  • Hanya dapat dilakukan menjadi dua grup dan berpasangan dua orang.

16. Debat

Debat merupakan metode pembelajaran dengan mengadu argumentadi antara dua pihak atau lebih baik perorangan maupun kelompok. Argumentasi yang dilakukan membahas tentang penyelesaian suatu permasalahan dan memberi keputusan terhadap masalah. Debat pada umumnya dilakukan secara formal dengan bahasa bahasa formal dan cara cara tertentu yang sopan. Terdapat aturan aturan dalam debat informasikan yang disajikan harus memuat data yang relevan dan berisi.

A. Kelebihan metode pembelajaran ini, yaitu:

  • Melatih kemampuan berpendapat dan mempertahankan pendapat siswa.
  • Melatih kerja kelompok.
  • Menuntut siswa untuk mencari informasi yang kuat untuk argumentasinya.
  • Melatih rasa percaya diri dalam berpendapat.

B. Kekurangan dalam metode pembelajaran ini, adalah:

  • Seringkali justru berebut dalam memberikan pendapat,
  • Pendapat tidak memiliki intisari yang informatif dan hanya berisi sanggahan,
  • Adu argumen tidak menemukan titik penyelesaian,
  • Siswa yang tidak pandai berargumen akan cenderung pasif dan hanya orang orang tertentu saja yang aktif berbicara.

Metode Pembelajaran Lainnya (17-20)

Berikut metode pembelajaran lainnya yang efektif untuk diterapkan, antara lain:

17. Metode Mengajar Beregu (Team Teaching Method)

Metode mengajar ini dilakukan oleh lebih dari satu pengajar, materi diberikan dengan jadwal yang berbeda oleh beberapa pengajar. Soal ujian dibuat oleh beberapa pengajar dan disatukan. Pengajar membuat soal dengan menggunakan poin poin capaian yang sudah dibuat sehingga jelas.


18. Metode Mengajar Sesama Teman (Peer Teaching Method)

Metode mengajar ini dilakukan dengan cara berdiskusi, atau juga dengan presentasihasil diskusi. Kelompok menyampaikan materi hasil diskusi dan memberi kesempatan pada teman- temannya untuk bertanya. Kelompok menjawab setiap pertanyaan.

19. Metode Bagian (Teileren method)

Metode pengajaran ini dilakukan denganmemberikan materi sebagian sebagian, misalnya belajar ayat. Pengajaran dimulai dari ayat per ayat yang kemudian disambung lagi dengan ayat lain.

20. Metode Global

Metode global ini mengajarkan pada siswa keseluruhan materi, kemudian siswa membuat resume tentang materi tersebut yang mereka serap dan diambil intisarinya.


Metode metode pembelajaran diatas bertujuan untuk menningkatkan pemahaman siswa dalam memperoleh indormasi atau pengetahuan dengan efisien dan efektif. Metode pembelajaran masing masing memiliki kelebihan dan kekurangannya, sehingga tidak semua metode pembelajaran bisa diterapkan pada semua kelasa atau semua mata pelajaran.

Guru perlu mencocokkan metode pembelajaran mana yang sesuai untuk kelasnya dan seusuai dengan materi yang akan dilakukan agar siswa merasa tertarik dalam belajar dan memiliki pemahaman yang baik di akhir pembelajaran.

Metode pembelajaran yang baik a dalah yang mampu membuat siswa berperan aktif, memahami materi dengan mudah, dan mampu mengerjakan tugas atau praktikum dengan baik setelah diberikan materi. Metode pembelajaran tertentu memiliki nilai tambah soft skill, meningkatkan rasa percaya diri, melatih kecakapan berpendapat dan berkomunikasi. Semua metode baik, namun metode konvensional seperti metode ceramah saat ini mulai dibatasi, karena siswa menjadi pasif dan bosan.


Senin, 30 Mei 2022

Teks MARHABAN CUKURAN BAYI USIA SEKITAR SEBULAN

 

Teks MARHABAN CUKURAN BAYI USIA SEKITAR SEBULAN

Teks marhaban

س : مَرْحَبًا يَا نُوْرُ الْعَيْنِ مَرْحَبًا مَرْحَبًا يَامَرْحَبًا

مَرْحَبًا جَدَّ الْحُسَيْنِ مَرْحَبًا مَرْحَبًا يَامَرْحَبًا

ج : مَرْحَبًا يَا نُوْرُ الْعَيْنِ مَرْحَبًا مَرْحَبًا يَامَرْحَبًا

مَرْحَبًا جَدَّ الْحُسَيْنِ مَرْحَبًا مَرْحَبًا يَامَرْحَبًا

س : طَلَعَ الْبَدْرُ عَلَيْناَ مَرْحَبًا مَرْحَبًا يَامَرْحَبًا

مِنْ ثَنِيَّاتِ الْوَدَاعِ مَرْحَبًا مَرْحَبًا يَامَرْحَبًا

ج : مَرْحَبًا يَا نُوْرُ الْعَيْنِ مَرْحَبًا مَرْحَبًا يَامَرْحَبًا

مَرْحَبًا جَدَّ الْحُسَيْنِ مَرْحَبًا مَرْحَبًا يَامَرْحَبًا

س : وَجَبَ الشُّكْرُعَلَيْناَ مَرْحَبًا يَا يَاهُ مَرْحَبًا – يَا يَاهُ مَرْحَبًا – يَا يَاهُ مَرْحَبًا

يَاهُ ماَ دَعاَ للهِ دَاعِ مَرْحَبًا يَا يَاهُ مَرْحَبًا – يَا يَاهُ مَرْحَبًا – يَا يَاهُ مَرْحَبًا

ج : يَاهُ مَرْحَبًا يَا نُوْرُ الْعَيْنِ مَرْحَبًا يَا يَاهُ مَرْحَبًا – يَا يَاهُ مَرْحَبًا – يَا يَاهُ مَرْحَبًا

يَاهُ مَرْحَبًا جَدَّ الْحُسَيْنِ مَرْحَبًا يَا يَاهُ مَرْحَبًا – يَا يَاهُ مَرْحَبًا – يَا يَاهُ مَرْحَبًا

س : اَيُّهَا الْمَبْعُوْثُ فِيْناَ … مَرْحَبًا اَيْ جِئْتَ بِااْلاَمْرِ الْمُطاَعِ مَرْحَبًا

ج : مَرْحَبًا يَا نُوْرُ الْعَيْنِ … مَرْحَبًا اَيْ مَرْحَبًا جَدَّ الْحُسَيْنِ مَرْحَبًا

س : كُنْ … كُنْ شَفِيْعًا … ياَحَبِيْبي مَرْ … مَرْحَبًا يَاهُ – مَرْ مَرْحَبًا يَاهُ

يَوْمَ حَشْرٍ – يَوْمَ حَشْرٍ وَاجْتِماَعِ يَاهُ يَوْمَ حَشْرٍ – يَوْمَ حَشْرٍ وَاجْتِماَعِ

ج : مَرْ … مَرْحَبًا يَا … نُوْرُ الْعَيْنِ مَرْ … مَرْحَبًا يَاهُ – مَرْ مَرْحَبًا يَاهُ

مَرْحَبًا يَا مَرْحَبًا جَدَّ الْحُسَيْنِ يَاهُ مَرْحَبًا يَا مَرْحَبًا جَدَّ الْحُسَيْنِ

س : رَبَّناَ صَلِّ عَلىَ مَنْ مَرْحَا … بًا يَا مَرْحَا … بًا يَا … مَرْحَبًا يَاهُ

حَلَّ فِى خَيْرِ الْبِقاَعِ مَرْحَا … بًا يَا مَرْحَا … بًا يَا … مَرْحَبًا يَاهُ

ج : مَرْحَبًا يَا نُوْرُ الْعَيْنِ مَرْحَا … بًا يَا مَرْحَا … بًا يَا … مَرْحَبًا يَاهُ

مَرْحَبًا جَدَّ الْحُسَيْنِ مَرْحَا … بًا يَا مَرْحَا … بًا يَا … مَرْحَبًا يَاهُ

س : وَاسْبِلِ السِّى … وَاسْبِلِ السِّتْرُ عَلَيْناَ اَيْ مَرْحَبًا يَا نُوْر – يَا نُوْرُ الْعَيْنِ

الله يَاهُ … يَاهُ … يَا … مُجِيْباَ كُلَّ دَاعِ يَاهُ – يَا مُجِيْباَ – يَا مُجِيْباَ كُلَّ دَاعِ

ج : مَرْ…حَبًاياَمَرْحَبًا يَا نُوْر – يَا نُوْرُ الْعَيْنِ اَيْ مَرْحَبًا يَا نُوْر – يَا نُوْرُ الْعَيْنِ

الله يَاهُ … يَاهُ … مَرْحَابًا جَدَّ الْحُسَيْنِ يَاهُ … مَرْحَابًا ياَمَرْحَابًا جَدَّ الْحُسَيْنِ

س : اَنْتَ فِى كُلِّ جَمِيْلٌ وَجَمَالٌ ياَ مُطاَعِ

ج : مَرْحَبًاياَ نُوْر الْعَيْنِ مَرْحَابًا جَدَّ الْحُسَيْنِ

س : قَدْ تَجَلَّيْتَ لِقَلْبِى مُسْفِرًا دُوْنَ الْقَنَاعِ

ج : صل الله على محمّد صل الله عليه وسلّم

س : وَرَضَعْنَ ثَدْيَ وَصْلٍ قَبْلَ اَيّاَمِ الرِّضاَعِ

ج : صل الله على محمّد صل الله عليه وسلّم

س : وَعَلَى عِشْقِ الْجَمَالِ طَبَعَ الله ُالطِّباَعِ

. س : وَصَلاَةُ اللهِ عَلَى اَحْمَدُ ماَ سَعَى للهِ ساَعِ

ج : صل الله على محمّد صل الله على وسلّم

رَبَّناَ صَلِّ عَلىَ مَنْ حَلَّ فِى خَيْرِ الْبِقاَعِ

وَاسْبِلِ السِّتْرَ عَلَيْناَ يَا مُجِيْباً كُلَّ دَاعِ

اَنْتَ فِى كُلِّ جَمِيْلٌ وَجَمَالٌ ياَ مُطاَعِ

قَدْ تَجَلَّيْتَ لِقَلْبِى مُسْفِرًا دُوْنَ الْقَنَاعِ

وَرَضَعْنَ ثَدْيَ وَصْلٍ قَبْلَ اَيّاَمِ الرِّضاَعِ

وَلَبِسْناَ ثَوْبَ عِزٍّ بَعْدَ تَلْفِيْقِ الرِّقاَعِ

وَعَلَى عِشْقِ الْجَمَالِ طَبَعَ الله ُالطِّباَعِ

اَحْمَدُ الْهَادِى مُحَمَّدْ صَاحِبُ الْوَجْهِ الْمُنِيْرِ

وَصَلاَةُ اللهِ عَلَى اَحْمَدُ ماَ سَعَى للهِ ساَعِ

KUMPULAN CERAMAH KH ZAINUDIN MZ

 

K.H. Zainuddin Hamidi atau dikenal sebagai K.H. Zainuddin MZ (lahir di Jakarta, 2 Maret 1952 – meninggal di Jakarta, 5 Juli 2011 pada umur 59 tahun) adalah seorang pemuka agama Islam di Indonesia yang populer melalui ceramah-ceramahnya di radio dan televisi. Julukannya adalah "Dai Sejuta Umat" karena dakwahnya yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Bintang Reformasi, kemudian digantikan oleh Bursah Zarnubi. Berikut ini kumpulan ceramah beliau dai sejuta umat yang ceramahnya banyak dipahami semua kalangan masyarakat karena gaya bahasanya yang mudah sehingga beliau termasuk orang yang sukses dalam berdakwah :

  1. KH.Zainuddin MZ - Tentang Cara Mendidik Anak
  2. KH Zainuddin MZ - Dasar & Tujuan Hidup Muslim
  3. KH Zainuddin MZ - Golongan Penghuni Syurga
  4. KH Zainuddin MZ - Golongan Yang Mendapat Perlindungan Dari Allah
  5. KH Zainuddin MZ - Harta Dunia
  6. KH Zainuddin MZ - Harta, Takhta & Wanita
  7. KH Zainuddin MZ - Mari Berhaji
  8. KH Zainuddin MZ - Mencari Jodoh
  9. KH Zainuddin MZ - Nabi Ibrahim
  10. KH Zainuddin MZ - Nabi sulaiman & ratu balqis
  11. KH Zainuddin MZ - Nabi Yusuf & Siti Zulaikha
  12. KH Zainuddin MZ - Neraka & Calon Penghuninya
  13. KH Zainuddin MZ - Pahala & Dosa
  14. KH Zainuddin MZ - Para Kekasih Allah
  15. KH Zainuddin MZ - Rumah Tangga
  16. KH Zainuddin MZ - Sikap Kita Terhadap Al-Quran
  17. KH Zainuddin MZ - Syurga & Calon Penghuninya
  18. KH Zainuddin MZ - Taubat
  19. KH Zainuddin MZ - Ulamak Pewaris Nabi
  20. KH Zainuddin MZ - Ulamak & Umarok
  21. KH Zainuddin MZ - Umar Al-Khattab
  22. KH.Zainuddin MZ - di Mesid Raidhatul Mutaalimin Pdk.Gede
  23. KH.Zainuddin Mz - Nuzulul Quran di Mesjid BI
  24. KH.Zainuddin MZ - Tabligh Akbar di Mesjid AT-Taqwa Kemanggisan Jakarta
  25. KH.Zainuddin MZ - Bila Ajal Tiba
  26. KH. Zainuddin MZ - Mesjid Pdk Indah RecTVone